Susu, juga dikenal sebagai asosiasi tabungan dan kredit bergilir (ROSCA), adalah sistem tabungan tradisional yang telah digunakan selama berabad-abad di berbagai budaya di seluruh dunia. Ini melibatkan sekelompok individu yang berkumpul untuk mengumpulkan uang mereka secara teratur, dan masing-masing anggota secara bergiliran menerima pembayaran sekaligus. Sistem ini telah menjadi alat keuangan yang penting bagi banyak orang, terutama di masyarakat dimana akses terhadap layanan perbankan formal terbatas.
Dalam beberapa tahun terakhir, susu telah berevolusi untuk beradaptasi dengan era digital, dengan munculnya platform online dan aplikasi seluler yang memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kelompok susu. Alat-alat digital ini menjadikan susu lebih mudah diakses dan nyaman, memungkinkan individu untuk bergabung dalam kelompok dan memberikan kontribusi dari kenyamanan rumah mereka sendiri.
Salah satu manfaat utama digitalisasi susu adalah peningkatan transparansi dan keamanan yang diberikannya. Dengan platform online, anggota dapat melacak kontribusi dan pembayaran mereka secara real-time, sehingga mengurangi risiko penipuan atau salah urus. Selain itu, penggunaan metode pembayaran digital seperti uang seluler atau transfer online telah mempermudah anggota dalam memberikan kontribusi, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penukaran uang tunai secara fisik.
Selain itu, digitalisasi susu juga membuka peluang baru bagi inklusi keuangan. Di banyak negara berkembang, dimana sebagian besar penduduknya tidak memiliki rekening bank atau underbanked, susu groups memberikan alternatif yang berharga dibandingkan layanan perbankan formal. Dengan memanfaatkan perangkat digital, platform susu dapat menjangkau khalayak yang lebih luas dan membantu lebih banyak orang menyimpan dan mengakses kredit.
Aspek penting lainnya dari evolusi susu di era digital adalah potensi inovasi dan penyesuaian. Platform online dapat menawarkan fitur tambahan seperti penilaian kredit, pendidikan keuangan, dan opsi investasi, sehingga memberdayakan anggota untuk membuat keputusan keuangan yang lebih tepat. Hal ini dapat membantu kelompok susu menjadi lebih berkelanjutan dan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Secara keseluruhan, evolusi susu ke era digital menunjukkan perkembangan yang menjanjikan bagi sistem tabungan tradisional. Dengan memanfaatkan teknologi, kelompok susu dapat mengatasi banyak keterbatasan metode tradisional dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih ke susu untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka, digitalisasi susu siap memainkan peran penting dalam mendorong inklusi dan pemberdayaan keuangan di komunitas di seluruh dunia.
